The little things that I do
truth, lies, and maze of love…. but you’ll be safe hereArchive for March, 2008
Insomnia
Riuh gemuruh suara
Menciptakan kekosongan yang tiba-tiba terisi gumpalan kekusutan. Disini !
Tak ada dayaku untuk menendangmu keluar
(mungkin perlu kuperhatikan cara mereka main bola sore itu)
Kisahmu terekam dengan segala detil
Termasuk tiga gelas untuk perayaan konyol
Diantara teriakan parau kau tersenyum
Dan menawariku coba-coba
Entah apa yang kita harapkan
Mungkin tawa atau amarah
Asalkan bukan untuk kehilangan muka
Jadi, terimakasih untuk pelajaranmu
Tapi yang ku tahu
Insomnia hanya perlu tempat nyaman
Untuk memejamkan mata
Surga Kecil
Disini dan sendiri
tanpamu…
Mungkin ini bukan mimpi
ketika kau jadi milikku
Mungkin kau tetap bertahan
pada omong kosong tak terbantah
Mungkin harapanmu jadi nyata
ketika aku menjauh
Dan akhirnya
disini dan sendiri
kutemukan
surga kecilku
Ilusi Kedua
Mengendap-endap di sela menit-menit malam
Tergesa…
Ketika uluran tanganmu menyambutku
Dan bayangan kita menyatu
Aku tidak sempat berpikir
Atau memikirkan berjuta alasan untuk tidak di sisimu
Ketika bibirmu menuntut lebih
Lebih yang tidak mampu kuberikan
Jangan kecewa
Karena kita tidak perlu membuktikan apa-apa
Dan tidak perlu menyesali apa-apa
Tergesa-gesa di sela menit-menit pagi
Mengendap…
[segala pesona semalam]
Ketika bayangan kita semakin jauh
*Jakarta, Januari 2008*